Maturity

Menjadi Tua adalah suatu hal yang pasti


MATURITY


Menjadi Dewasa adalah Pilihan

Selasa, 31 Agustus 2010

Single But Not Alone

Single But Not Alone


Akhir-akhir ini banyak sekali kasus perceraian yang menimpa masyarakat kita. Perceraian sepertinya sudah mewabah dan merupakan sesuatu yang lazim dan wajar. Menjadi single merupakan pilihan yang dirasa sangat tepat bagi beberapa pesohor negeri ini. Bebas, tidak terikat dan maunya hubungan hanya sebatas pertemanan. Pertemanan yang mereka maksudkan adalah 'teman tapi mesra', tidak ada yang dirugikan dan sama-sama diuntungkan. Sehingga, akhirnya timbullah bibit-bibit perselingkuhan. Semua pasangan yang berbeda jenis diperlakukan sama, diperlakukan mesra. Kepuasan batin terpenuhi, tetapi ga membutuhkan tanggung-jawab dan tetap digandrungi fansnya...
Itulah kehidupan orang-orang popular....
Mungkin mereka merasa karir mereka akan cenderung menurun bila mereka berkeluarga ketimbang berstatus single kali ya... ( sekedar intermezzo...heheh)


Namun disini yang akan kita bahas bukan single yang teman-tapi-mesra seperti yang saya uraikan diatas. Single But not Alone. Terjemahan langsungnya bisa kita katakan 'sendiri tapi tidak sendirian'. Meskipun sendiri tapi tidak kesepian.

Apakah makna sebenarnya dari kata single??
Single: Orang yang sedang tidak menjalin hubungan pacaran, pertunangan ataupun pernikahan.
Ada beberapa sebab yang mungkin membuat orang memilih untuk menjadi single:

  1. Belum waktunya atau belum menemukan pasangan yang tepat
  2. Memang tidak mau karena alasan tertentu
  3. Merupakan ikrar dan kewajiban
  4. Karena terpaksa

Orang yang single umumnya merasa mereka belum waktunya menjalin sebuah hubungan, mereka belum siap secara mental, fisik maupun keuangan. Disamping itu ada juga orang yang ga mau menjalin hubungan karena trauma masa lalu, karena masalah kesehatan fisik dan emosi, termasuk karena stress akibat keluarga yang berantakan. Namun sedikit sekali memang orang yang single karena terpaksa ga dapat jodoh akibat ketidak seimbangan gender di masyarakat. Demikian juga dengan Orang yang single karena merupakan ikrar dan kewajiban seperti menjadi pastor dan suster pada chatolic religion.


Selanjutnya, saya akan mengulas pengertian single dari sisi yang berbeda. Dimana single yang dimaksudkan disini lebih mendekati makna dari kata tersebut. Single berarti unik, komplit, utuh, tunggal bisa juga dikatakan unit. Dalam artian kita terlahir sebagai pria ataupun wanita memiliki kepribadian yang utuh dan unik. Kita spesial, kita diciptakan sempurna oleh Tuhan. Namun demikian banyak diantara kita selama ini tidak menyadari betapa komplit kehidupan yang kita miliki. Dalam keadaan kita sebagai single kita merasa kesepian dan sendirian...

Kita ibarat gelas. Awalnya kita dicipkatan seperti sebuah gelas yang berisi air kehidupan yang penuh. Seiring berjalannyanya waktu, karena tuntutan kehidupan yang begitu banyak. Kerja yang menekan, kuliah yang super sibuk, kita tidak puas dengan kinerja kita, kita tidak puas dengan kinerja orang lain. Bahkan ketika kita membandingkan diri kita, penampilan kita, keadaan ekonomi kita dan prestasi kita dengan orang lain kita merasa ga ada apa2nya. Kita minder. Kita merasa rendah diri. Akibatnya, kehidupan kita yang awalnya penuh lambat laun mengalami degradasi. Sampai pada titik tertentu kehidupan kita kosong dan hampa. Kita mulai mencari cara untuk mengisi kekosongan itu. Tidak jarang orang akhirnya jatuh kedalam pergaulan yang tidak sehat. Hubungan yang tidak sehat dengan sesama maupun lawan jenisnya. Menggunakan cara yang tidak lazim untuk memuaskan dan mengisi kekosongan didalam diri mereka. Banyak orang akhirnya menggunakan candudan obat2an terlarang untuk memuaskan hasrat dan kehampaannya. Mengunjungi tempat-tempat prostitusi untuk memuaskan diri dan nafsunya yang kosong....

Dengan melakukan hal-hal yang demikian apakah mereka kembali utuh??
Apakah kehidupan mereka kembali penuh?
Tidak. Mereka akan semakin kering...

Gelas kosong, setengah penuh dan penuh
Setengan penuh yang saling mengisi 

Dalam kehidupan berpasangan banyak sekali kita temukan hubungan yang tidak sehat. Pasangan cewek meminta pasangan cowoknya untuk mengerti kehidupannya, sifatnya dan kebutuhannya. Sementara pasangan cowok juga demikian membutuhkan penghiburan dan kebanggaan dari penampilan ceweknya yang anggun. Sementara keduanya dalam keadaan setengah penuh. Ketika si cowok memenuhi keinginan si cewek ibaratnya gelasnya yang setengah penuh ia tuangkan kepada gelas si cewek. Memang benar, gelas si cewek kini penuh dan pada kenyataannya gelas si cowok kembali kosong. Dan demikian juga sebaliknya, ketika si cowok merasa kosong ia meminta untuk dipenuhi si cewek dan kembli lagi giliran si cewek yang kembali kering. Demikian seterusnya, sehingga suatu saat hubungan tersebut akan hancur ketika mereka tidak bisa lagi saling memenuhi. Mereka akan lelah.

Hal ini juga berlaku dalam hubungan sosial kita di masyarakat. Baik buruknya hubungan tergantung siapa saja yang terlibat di dalamnya. Seperti juice ataupun telor dadar rasanya sangat tergantung atas segar tidaknya buahnya ataupun telurnya serta bahan-bahan pencampurnya. Apakah orang2 yang terlibat dalam hubungan itu gelasnya kosong, penuh atau setengah penuh.

Sebelum memasuki sebuah hubungan apa yang harus dimiliki oleh seorang manusia single?
Kita harus belajar mengasihi diri kita sendiri baru mengasihi orang lain.
Bagaimana kita mengasihi diri kita sendiri??

  • Mengenal diri kita sendiri. Kita harus tau siapa kita, tau  tujuan hidup kita
  • Bisa menerima diri sendiri apa adanya. Kita harus menerima kekurangan dan kelebihan kita. Kita unik dan spesial tidak ada lagi manusia yang diciptakan seperti kita.
  • Yang terutama, kita harus mengasihi Tuhan Allah. Karena kalo kita sudah bisa mengasihi yang tidak kelihatan maka otomatis mudah bagi kita mengasihi yang kelihatan.
Marilah kita sama2  belajar menjadi manusia yang utuh, sehingga meskipun kita sendiri tetapi tidak merasa sendirian. 
'SINGLE BUT NOT ALONE'





Selasa, 24 Agustus 2010

Kenapa harus ada kegagalan?

Kenapa harus ada kegagalan?
Kalimat ini seringkali menjadi pertanyaan di benak banyak orang ketika segala sesuatu yang dia kerjakan tidak berjalan sesuai rencana.. Ada beberapa tanggapan yang cukup menarik yang diberikan oleh teman2ku.

  • Agar kita menyadari arti pentingnya keberhasilan
  • Hadirnya kegagalan menyadarkan kita bahwa kita butuh penolong
  • Semakin banyak kegagalan yang terjadi menunjukkan seseorang banyak berbuat
  • Kegagalan merupakan sarana refleksi diri
Dari berbagai komentar dan tanggapan yang ada saya mencoba menguraikan pertanyaan, kenapa harus ada kegagalan, dengan bahasa yang sedikit berbeda. Yaitu melalui sebuah cerita.

Minggu lalu, ketika saya mengikuti latihan vocal, ada seorang pelatih vocal yang bercerita tentang seorang pelayan gereja. Pelayan ini bernama Benny hinn . Dia dipakai Tuhan luar biasa di jaman ini. Dia pernah hadir di ancol dalam kkr akbar, dan saya hadir disana kala itu. Dia membimbing banyak jemaat, memberkati banyak jemaat lewat pelayanannya, mengajar banyak hal kepada jemaatnya tentang kasih, kesetiaan dan hubungan suami istri. Namun apa yang terjadi akhir-akhir ini, dia tenggelam,
dia gagal didalam urusan pernikahannya. Dia diceraikan istrinya...
woww, jujur saya sangat kaget mendengar berita itu. Segera saya cross ceck di internet ternyata benar adanya..

well, dari sini kita bisa belajar bahwa 'kegagalan' berguna:

  1. Menyadarkan kita akan betapa lebih sukar melakukan daripada berkata-kata dan merencanakan
  2. Menguji kesetiaan. Apakah dengan datangnya masalah kita tetap setia melakukan yang baik atau tidak.
  3. Mengingatkankan orang lain bahwa orang sehebat apapun pasti pernah mengalami kegagalan
Jadi jangan kita berkecil hati ketika seakan-akan kegagalan datang bertubi-tubi menyerang kita...
Tetap berjuang..
Tetap bergerak..

Seperti lagu saykoji---Jalan Panjang
Apapun yang terjadi, tekad jangan hilang pandang garis akhir...

Senin, 16 Agustus 2010

Akhirnya aku bisa upacara bendera di Bandung..



HUT RI KE-65

Masih teringat dibenakku cerita-cerita ayah kala memperingati HUT kemerdekaan RI.Ayahku adalah seorang pejuang kemerdekaan RI. Dia lahir dan besar di daerah tanah karo.Dia merupakan sosok yang ikut merasakan betapa sakitnya menjadi bangsa yang terjajah. Masa mudanya dihabiskannya dengan berjuang. ia banyak bercerita tentang situasi bangsa ini kala Belanda menjajah bangsa kita. Untuk mendapatkan garam saja kami harus naik turun gunung...katanya. Dari setiap desa ada sekelompok orang yang selalu bersedia untuk mengambil garam ke Belawan. Umumnya kami yang kesana masih muda-muda. Waktu yang kami butuhkan untuk pulang pergi bisa mencapai 1 minggu...kenangnya sambil tersenyum. Maklumlah belum  ada transportasi darat waktu itu. Paling banter mereka menggunakan kereta lembu. masih mending kereta kuda masih cepat, lembu itu jalannya lenggak-lenggok sodara...hehehe

Dimasa penjajahan Belanda, banyak sekali manusia yang meninggal dikampung kami. Setiap orang yang melewati kampung kami langsung diamankan. Karena semua orang yang tak dikenal dicurigai sebagai mata-mata musuh. Kalo keberadaannya ga jelas dan asal-usulnya ga masuk akal langsung dipancung kepalanya dan dibuang ke sungai. Hampir setiap minggu ada korban pembantaian disana. Dan sudah ratusan orang yang meninggal karena kasus itu. Suatu ketika ada seorang tukang obat datang melewati kampung kami. dia langsung ditarik ke post pengamanan kampung. Ketika diintrogasi, dia ga bisa jawab karena terlalu takut.  Sebab dibelakangnya banyak suara2 dari pemuda setempat yang ga enak di dengar. Ada yang bilang..'masukkan aja ke goni'...'pancungkan ajalah!', hanyutkan saja!!. Demikian beberapa orang berteriak-teriak. Bayangkan kalo kita dalam kondisi seperti itu...wah kalo saya disana saya ga akan bisa berbuat apa-apa lagi. Dalam kondisi ini bapakku dengan berbagai alasan meminta teman2nya untuk melepaskan orang tersebut. Karena jelas, dia memang penjual obat.

Setelah indonesia bebas dari penjajahan belanda, masuklah kita kemasa pendudukan jepang. Masa pendudukan jepang kehidupan bangsa ini sangat menderita. Untuk mendapatkan satu pasang baju pun sangat sulit. Uang juga sangat sulit untuk didapatkan. Baju-baju yang dipakai masyarakat kala itu terbuat dari sarung goni yang terbuat dari serabut kelapa. wah, wah...gilak ya....

Ayah juga bercerita bagaimana pentingnya kejujuran dan kesederhanaan. Waktu itu ada seorang namanya Beras. Kami sering sama-sama berjaga di pintu masuk desa, tambahnya. Hal ini dilakukan untuk menghindari kalo-kalo tentara jepang ada yang diam-diam masuk desa. Setiap berjaga ada saja tingkah si Beras ini yang ga baik. Dia selalu memanfaatkan kondisi darurat itu dengan mencuri milik sesama warga desa. suatu hari  ketika gilirannya menjaga, seperti biasa dia menangkap ayam tetangga dan membakarnya sambil berjaga. Karena keasikan memanggang ayam, tanpa disadarinya tentara jepang sudah mendekati post penjagaan. sementara warga yang lain sudah berlari semua ke gunung dan ke desa lain. Dia sendiri tinggal didesa dan meninggal ditembak tentara jepang...
Sadis ya...ga ada harga nyawa orang sama sekali kala itu.
Dan sampai sekarang keturunan si beras ini ga ada yang baik kehidupannya. Adik kandungnya yang bernama tomas sakit jiwa, anak-anaknya banyak yang kaya secara materi tapi ga sejahtera, karena keturunan mereka ga ada yang normal. Ada yang cacat, ada pertubuhannya ga normal dan ada juga yang gila (read: sakit jiwa)...
makanya hidup jujur dan baik itu penting..imbuh ayah.

Sekarang udah enak, katanya. Apa saja bisa dibeli asalkan ada uang. Kalo dulu, meskipun kita punya uang  ga ada barang yang bisa dibeli. Ayahku merupakan generasi sejarah. dia mengikuti sejarah perjalanan bangsa ini mulai dari era penjajahan, orde lama, orde baru sampai reformasi. Dan ayahku bisa menyesuaikan diri di setiap generasi yang dilaluinya...
Dia belajar membaca, bagaimana cara berpakaian ala jaman sekarang, dan belajar berbahasa indonesia....hebat!

Satu hal selalu ku ingat setiap memperingati hari kemerdekaan, ayahku akan selalu siap mengikuti upacara di ibu kota kecamatan. Mandi pagi dengan penuh semangat. Menggunakan seragam Veterannya berwarna kuning. Memakai peci hitam yang disisi kanannya terdapat pin burung garuda berwarna keemasan. Memakai sepatu ala tentaranya. Dan semangat juangnya yang ga pernah padam...

Aku berharap suatu saat aku akan menjadi sosok yang sehebat dia dalam kehidupan dan perjuanganku yang berbeda...untuk Bangsa Indonesia yang semakin jaya...

SELAMAT MEMPERINGATI HUT RI KE-65
MERDEEEEKKKKAAA!!!

Minggu, 15 Agustus 2010

sudah 4 kali kulewatkan acara 17 agustus dikampus ini...


Ntah kenapa hari ini saya kembali teringat masa-masa pertama saya ada dibandung. Maklum, hari ini saya seharian tanpa bisa mikir. Tanpa ada keinginan keluar kamar beli makan atau sekedar menggerakkan badan.
Seharian pengen tidur aja, golek-golek, denger mp3 lagu-lagu maria shandy dan john legend. buka akun fb, sign in dan sign out ym. Yang ntah beberapa kali sudah kulakukan seharian ini. Belum lagi terhitung berapa kali sign in secara otomatis karena koneksi internet yang putus nyambung.
Hmmm, rupanya aku sudah tepat 4 tahun ada di institusi ini. kehidupan disini sangat nyaman sampai2 'ga pengen keluar cepat2'....begitu bualan yang sering terucap. sekedar  untuk 'menghibur diri'...
:P
Banyak sekali kemudahan yang tersedia disini.
Kalo aku pengen koneksi internet, selalu tersedia. Kalo aku pengen makan, makanan apa saja aku bisa dapatkan dikota ini. Mau ketemu dengan sejuta wanita cantik, wah tentu saja kota ini gudangnya.


Begitu juga kehidupan dikampus...
banyak sekali kegiatan yang bisa aku ikuti dikampus, mulai dari kegiatan olahraga, seni dan budaya, ada juga polisi kampus, student english forum,tv kampus, radio kampus. Tak ketinggalan juga kegiatan himpunan dan kemahasiswaan terpusat....

Sambil terus berpikir tak terasa tanganku terus aktif mengupas kulit kacang dan mulutku tak berhenti mengunyah. Rupanya sudah 2 bungkus kacang sangrai gurih cap 99 yang kuhabiskan...

Tiba-tiba saja  aku teringat barisan pengibar bendera yang sedang berlatih dilapangan bola sarana olah raga itb. Ketika aku jogging jumat kemaren disana.
kataku dalam hatiku...
Wah, empat tahun yang lalu aku ditawarin juga menjadi pengibar bendera seperti mereka itu mengapa aku tidak ikut ya?.Mengapa aku dulu tidak menjadi pengibar bendera kampus?

Setelah kuingat-ingat kembali...
Hmm, sebenarnya aku dulu pernah daftar. Tapi  terbentur syarat. Rupanya waktu itu syaratnya harus punya pakaian paskibra.Karena pakaian tidak disediakan kampus. Sementara pakaianku kutinggalkan dirumah. Tidak pernah terpikir olehku akan ada kesempatan bagi mahasiswa untuk mengibarkan bendera untuk acara tujuh belas agustus dikampus. Dan aku tidak bertanya kepada pelatih tentang pakaian itu. Langsung aku berpikir aku ga mungkin bisa ikut. Seandainya aku bertanya, mungkin saja pakaian bisa diusahakan baik oleh pelatih, maupun dari teman-teman paskibraka lainnya. Jadilah aku ga ikutan menjadi pengibar bendera untuk upacara kemerdekaan pertamaku dikampus ini...
Dan 3 upacara berikutnya juga aku absen. Aku lebih memilih bermain dengan teman2. Bermain di kosan, dan jalan-jalan sekedar hang out dan ngabis2in waktu. Ketimbang ikutan acara perayaan kemerdekaan bangsa indonesia tercinta ini...
ooohh...nooo!

Akankah besok terulang hal yang sama lagi??
Aku berharap tidak. Aku harus mengikuti upacara kemerdekaan terakhirku dikampus ini...
Semoga keinginanku ini tercapai...
Amin.

Selasa, 10 Agustus 2010

Kok bisa??

Berita dari kampus UGD.Hari ini adalah wisuda terakhir tahun ajaran 2009/2010. Si Page adalah mahasiswa tingkat akhir dikampus ini. Dan teman-teman seangkatannya banyak yang wisuda hari ini.Disamping mereka yang wisuda tersebut, juga berdiri lebih dari 20 orang teman seagkatannya yang sejurusan pula dengannya. Dengan bangga si page berkata...ini rekor di jurusan saya coy. Setau aku belum pernah ada sebanyak ini yang lulus juli setiap angkatan. Bayangkan saja angkatan sebelumnya yang lulus juli cuma 1 orang. Sekarang angkatan saya yang lulus juli ada 21 orang...hebat kan!.begitu si page bercerita ke teman-temannya.
wow...
hebattt!!. sahut teman2nya
diantara mereka ada si Tuba, Roman dan Jawi
Lalu Jawi bertanya kepada si Page: kamu kok belum lulus cuy? kan kuliah kamu ga ada lagi..
jawab si page: aku sibuk bro...coba bayangkan, aku megang kaderisasi dihimpunan, ikut berpartisipasi di kabinet, dulu juga aku sangat aktif di unit kegiatan mahasiswa...banyak deh pokoknya.

Lalu tanya si Tuba: kalo seandainya kau mau bisa ga Ge, kamu lulus tepat waktu?
Jawab si Page: kalolah seandainya aku bisa ngatur waktu pasti bisa.hehe
aku punya teman anak perencaan desa. dia sangat aktif juga. Kami pernah mengikuti kegiatan di unit kegiatan mahasiswa, dia ikut bikin-bikin koran di kampus, aktif di himpunan anak pendiri desa. bahkan, dia pernah menjabat sebagai menteri di kemahasiswaan di kampus ini.
kenapa dia bisa??
yeah rahasianya sih katanya dia care pada dirinya sendiri. ia mengutamakan safety. meskipun dia berada di situasi-situasi kritis, ia aman. ia banyak belajar dari kesalahan pendahulunya. bijaksanalah pokoknya. heheh

Lalu si Roman juga cerita kalo dia punya teman yang sejurusan dengan dia. Namanya si Koki. kami seangkatan di jurusan pembuat akta tanah, katanya.
gila dia cuy. bisa pula dia lebih cepat lulus dari awak, kerjanya hedon mulu, ngabis-ngabisin uang bokapnya. jarang masuk kuliah. tapi dia bisa lulus juli.

si Page: kok bisa?

yeah begitulah cuy. ga tau juga ya...setauku sih dia bisa memanfaatkan teman-temannya yang rajin. Absennya, tugas dan ujiannya selalu aman. Teman-temannya ga merasa rugi ngebantu dia karena dia baik banget sih. ia baik banget kalo berteman. pokoknya, dia jagonya kalo masalah bergaul. Dia ga segan-segan ngeluarin duit buat nraktir teman-teman makan,jalan-jalan dan hedon. Dasar anak orang kaya.Bahkan mobil dan motornya bebas di pake jadi milik bersama di himpunan kami...

Oooo...gitu. panteslah! celoteh si Page.
Kalo yang kutangkap ya. biar sukses di kampus dan kuliah, kita perlu care ama diri kita sendiri, peduli sampai hal sekecil apapun sama diri kita. kalo ga sanggup sendiri, yaaa manfaatkan teman-teman yang pintar dan rajin, tapi dengan syarat kita juga harus punya sesuatu yang bisa kita bagi dengan mereka...hehehe
betul??

mereka serentak berteriak... betul3X!

Senin, 09 Agustus 2010

5 Bahasa Kasih

5 Bahasa Kasih

Tuhan adalah kasih yang sempurna dan Dia mengasihi keluarga kita, dan manusia, termasuk kita diciptakan Tuhan untuk mengalami kasih dari Allah dan juga sesama keluarga.

Ada 5 bahasa kasih yang umumnya dimiliki manusia sebagai ciptaan Tuhan. Lima bahasa kasih itu adalah:
1. Ucapan membangun
2. Tindakan pelayanan
3. Pemberian hadiah
4. waktu berkualitas
5. Sentuhan fisik


Keluarga kita dipenuhi oleh kasih Allah, tetapi kita juga perlu mengerti bahwa dalam keluarga kita juga harus saling memenuhi mengisi kasih sehingga kasih keluarga penuh (sukacita penuh) dan mengalami lawatan yang luar biasa dari Tuhan. Saat kita sekeluarga mempraktekkannya, kita akan mengalami berkat Tuhan. Untuk pertama cari bahasa kasih masing-masing sendiri, baru cari bahasa kasih anggota keluarga yang lain. jadi kita sekeluarga harus saling mengasihi menurut bahasa kasih masing-masing.

Untuk manusia biasa ada 2 bahasa kasih yang utama yang perlu kita ketahui. tentang diri sendiri dan orang terdekat, istri/ suami, dan anak-anak misalnya. Sehingga dapat saling melengkapi antara satu dengan lainnya). Ini adalah rincian dari bahasa kasih itu :

1. Ucapan membangun (..kasih membangun..)
Ada orang jika diberi ucapan membangun akan merasa mendapat kasih dari orang lain yang memberikannya. Tetapi orang ini juga akan mengasihi orang lain dengan cara yang sama. Ciri-cirinya orang tersebut akan senang. penuh tabung emosinya, jika dibilang ...kamu cantik/ kamu ganteng.. ,..anakku kamu cantik/ganteng, kamu pintar. Orang tersebut akan merasa senang mendapat pujian tersebut (Ingat tidak semua orang merasa dikasihi jika dipuji dengan kata-kata membangun).

Efesus 4:29 Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia.

2. Tindakan Pelayanan ( ...mengasihi bukan dengan perkataan, melainkan dengan perbuatan...)
Untuk beberapa orang memberi kasih kepada orang lain dengan melakukan suatu tindakan yang menandakan bahwa ia mengasihi orang tersebut. Ia akan merasa dikasihi jika dibantu dan dilayani. Ia cenderung “bertindak” untuk melakukan sesuatu untuk menyenangkan orang lain. Dan ia juga merasa dikasihi jika seseorang melakukan tindakan yang bersifat membantu. Orang-orang tersebut cenderung sulit menyatakan dengan kata-kata bahwa dia mengasihi seseorang, ia biasanya cuma bisa bertindak. Ciri-ciri orang yang mempunyai bahasa kasih tindakan pelayanan :

o Orang ini memiliki kamar yang rapi, bersih.
o Pakaiannya juga cenderung rapi-rapi terus.
o Orang ini akan merasa dihargai jika ia dibantu melakukan sesuatu
o Jika kita membantu ia membersihkan, melipat selimut dan tempat tidur, ia akan merasa senang sekali.

Orang tersebut tidak cukup hanya bicara saja, tetapi memerlukan suatu tindakan bahwa kita mengasihi dia. Ia juga akan cenderung mengasihi orang lain dengan suatu tindakan yang nyata.

3. Pemberian hadiah (..menyerahkan diri..dalam artian positif..)
Untuk beberapa orang, mereka mengasihi dengan cara memberikan suatu hadiah/ pemberian. Dan jika ia mendapat kado, ia akan merasa senang sekali. Ini bukan berarti bahwa orang tersebut “mata duitan”.

Ia akan merasakan suatu sukacita yang besar dan berlimpah ketika mendapat suatu pemberian dari orang lain. Hadiah yang kita berikan bukan harus yang mahal-mahal, tetapi ia akan merasa dikasihi dan mendapat perhatian kita jika kita ingat memberikan sesuatu untuknya.
Hadiah “kejutan” tanpa pemberitahuan akan lebih menyenangkan orang tersebut.

4. Waktu berkualitas
Seseorang akan merasa dikasihi dan sukacita penuh ketika kita meluangkan waktu pribadi spesial untuk dia sendiri. Bukan karena tujuan cadangan atau biar sekalian pergi kita menghabiskan luang waktu bersama seseorang. Waktu berkualitas ini memaksudkan bahwa kita menghargai seseorang dengan menghabiskan luang waktu yang kita sediakan khusus untuknya. Dia akan merasa senang walaupun kita tidak begitu banyak berbicara kepadanya. hanya menghabiskan waktu spesial dengan seseorang.

5. Sentuhan fisik (....memeluk anak, suami atau istri....)
Untuk beberapa orang, mereka akan merasa dikasihi dan sangat senang jika diberikan pelukan yang hangat, dekapan yang yang erat. Tetapi ada batasan tertentu untuk yang belum menikah sentuhan fisik tidak diperbolehkan.


Marilah kita belajar saling memahami dan saling mengerti satu sama lain. sehingga, kasih bisa terjalin antar sesama anggota keluarga kita maupun dengan orang lain
dikutip dari beberapa sumber: buku dan kotbah

Minggu, 08 Agustus 2010

bangun!!!

pagi ini seperti biasanya, si bocah cilik umur 9 tahun diteriaki ibunya untuk bangun. Susahya bangun pagi ini, si bocah masih asyik menikmati mainannya dalam mimpi. dia tidak pernah punya waktu bermain di dunia nyata,apalagi memiliki mainan.
dengan wajah sedikit kecewa ia terpaksa bangun juga. ia takut kalo-kalo ibunya akan beranjak dari dapur.
ibu: bangun kamu doni! langsung berdoa...
si bocah: iya maa...
dengan cepat si bocah doni langsung ambil posisi berdoa. ia bersujud dengan tangan menumpu kelantai. ia mulai menyanyi...
selamat pagi Bapa...
selamat pagi Yesus..
selamat pagi Roh kudus..
belum selesai menyanyikan satu lagu dia kembali tertidur.  kali ini kepala dan tangannya sudah menyentuh lantai. kembali si ibu berteriak: donnniiii!!!!kamu ngapain??. dasar pemalas!!...
mendengar suara bak petir itu, si bocah terbangun. ia mengangkat kepalanya dan kembali menyanyikan lagu yang sama. selesai ia menyanyikan lagu, ibunya berteriak lagi...cepetan doanya! ntar keburu berkatnya dipatok ayam.dengan rasa gelisah dan takut si bocah berdoa. ga tau apa yang dia doakan. tiba2 terdengar suara dari mulutnya...
'setan iblis, roh-roh penipu, roh-roh jahat. siapapun engkau, luciferpun engkau. yang membuat aku malas bangun, yang membuat aku bodoh, yang membuat aku nakal...keluar kau dari tubuh, pikiran dan hatiku...'
disela-sela doanya ia mendengar suara.  jangan kau salahkan iblissss! setiap hari kerjamu menyalahkan iblis mulu..kau ga pernah berubah. rupanya ibunya selalu mendengarkan doanya. dengan perasaan tertekan dan bersalah dia mengakhiri doanya dan beranjak dari tempat tidurya....

puber yang terlambat?

Aku punya cerita nih....
1. mahasiswa gila
Sebagai mahasiswa tingkat akhir, rasanya udah pernah merasakan semua hal dikampus. baik itu hal yang positif maupun hal-hal yang gak guna. nginap dikampus, hang out bareng teman-teman, tipsen alias bolos kuliah, nyontek pas ujian sampai jalan-jalan di sepanjang trotoar ga jelas. pernah berkunjung ke beberapa RS. ngerepotin banyak orang, termasuk orang yang ga dikenal ikutan kena getahnya. selama kuliah udah ga kehitung berapa kali begadang gara-gara maen kartu. permainan yang ga perrnah ada matinya. karena bisa memfasilitasi hasrat kita yang senang melihat orang lain susah. senang melihat emosi teman yang meledak-ledak. permainan yang cukup jitu membunuh waktu.
semuanya dilakukan tanpa ada beban. sampai-sampai terkadang kuliah dan keluarga di anaktirikan. yang akhirnya tak jarang juga mereka mengalami hal yang kurang menyenangkan. dikucilkan teman2 karena dianggap bodoh.ga pernah ngerjai tugas. ga ngargai waktu.dimarahi orang tua karena ga pernah ngubungi ortu selama satu semester lebih. diomeli ama dosen wali karena nilai ga memuaskan. apa lagi kalo ditanya..lulus?
ga tau kapan. dan akhirnya mahasiswa ini sulit untuk memulai sesuatu yang serius, penyesalan datang diakhir-akhir ketika segala sesuatu sudah dead line. dan biasanya mahasiswa yang ini sering berkata....
mari mulai lagi dari nol, atau seandainya aku bisa memutar kembali waktu maka...


Berbeda dengan teman-teman yang lain...
2. mahasiswa teladan
Sebagai mahasiswa yang serius. mereka yang selalu taat pada aturan. mereka yang ga pernah merasakan dinginnya udara kampus kala dini hari. yang ga ngerti gimana cara memainkan kartu remi. mereka sangat akrab dengan text book. membaca, menulis, berdiskusi tentang pelajaran. mereka sangat dibanggakan orang tua. mereka dikenal sebagai sumber kehidupan bagi teman2 ketika ujian tiba. mereka disarankan untuk mengambil 24 sks setiap semester baru akan dimulai. ga kenal permainan. ga kenal yang namanya hang out. ga pernah nyusahin orang tua, teman dan orang lain. lulus tepat waktu dan masa depannya sepertinya akan cerah. namun karena terlalu fokus kuliah sosok ini cenderung introvert.secara sosial dia kurang disukai. dia minim pergaulan dan jarang refresing. sehingga pada akhirnya, mereka sering berkata...
seandainya aku dulu ikut ini, ikut itu. seharusnya aku menikmati hidupku...kalau saja aku dulu banyak bergaul maka pastilah...

alhasil...
mahasiswa yang pertama kita namakan mahasiswa yang ga fokus/super aktif
mahasiswa yang kedua kita namakan mahasiswa yang mengalami puber terlambat