Maturity

Menjadi Tua adalah suatu hal yang pasti


MATURITY


Menjadi Dewasa adalah Pilihan

Selasa, 29 Maret 2011

Meraih Kemenangan


Meraih Kemenangan

By: Pdt. Bambang Paulus

Yesaya 41:10
“jangan takut, sebab Aku menyertai engkau; Jangan bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan  bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tanganKu yang membawa kemenangan.”

Ayat ini berbicara 5 hal yang harus kita lakukan bersama dengan Tuhan untuk meraih kemenangan:
1.       Jangan takut
2.       Jangan bimbang
3.       Tetap teguh
4.       Maju melangkah
5.       Meraih kemenangan

Jangan Takut

Kenapa orang yang takut ga mungkin meraih kemenangan?
Karena orang yang takut memiliki loosing spirit. Orang yang takut artinya yakin kalah. Karena kekuatan masalah kita rasa lebih besar dan lebih kuat daripada kita.
Takut=yakin kalah karena orang yang takut ga mungkin melangkah dan ga mungkin menang
Takut =FEAR
F=fail= gagal/kalah
E=escape=lari dari masalah
A=accuse=menyalahkan orang lain
R=resign= berhenti ga mau meneruskan

Saat menghadapi goliath eliab dan saul udah takut duluan karena melihat bahaya yang lebih besar dari diri mereka jadi mereka udah kalah duluan sebelum melangkah.
Kita seringkali hidup dari melihat fakta-fakta dan bayangan ketakutan jadi faith kita jadi kecil. Lama-kelamaan loosing spirit kita makin besar. 

Langkah yang kita ambil akan sulit kalau ketakutan menyertai kita, oleh sebab itu Tuhan berkata jangan takut karena Aku menyertai engkau.

Jadi yang perlu kita perhatikan adalah ketika kita takut, lihat siapa yang menyertai kita??
Kalau kita kumpul dengan orang yang takut maka kita akan semakin takut. Jangan kumpul dengan orang yang gagal dan takut, carilah kumpulan orang yang pemenang maka kita akan menjadi pemenang.

Kalau hidup kita penuh ketakutan maka perlu kita ganti perkumpulan kita. Carilah kumpulan orang yang kuat dan pemenang. Yang kuat menyertai yang lemah.
hidupdi lingkungan yang senasib dan sepenanggunangan maka kita akan makin takut.

Jangan bimbang

Bimbang artinya ga yakin menang ga yakin kalah.
Orang yang bimbang mendua hati: ciri-ciri; phone afriend, asti audience, 50:50
Artinya ga yakin artinya pass. terus bimbang dan mendua hati.

‘jangan bimbang aku ini Allahmu’
Orang yang bimbang tergantung  apa yang menjadi miliknya, pengalaman apa yang dia alami dalam Tuhan. Waktu bimbang maka kita bias memutuskan kalo kita memiliki pengalaman kemenangan dalam Tuhan.
Jika kita punya pengalaman gagal dan kekalahan maka ketika kita bimbang maka kita akan takut dan akhirnya kalah.

Jadi miliki Tuhan dan pengalaman kemenangan dalam Dia supaya kita bias memutuskan untuk melangkah meskipun rasa bimbang itu datang. Kalau dulu Tuhan bisa tolong saya sekarang juga Dia pasti tolong saya.
Kalau kita bimbang cari Tuhan. Dan ingat pengalaman positif bersama Dia. Buang yang negative dan kegagalan, bawa yang positif.

Teguh

Teguh artinya yakin menang. Daut membawa umban untuk mengahadapi goliath karena dia yakin. menang karena melihat Tuhan jauh lebih besar dari masalah yang dia hadapi.
Kenapa daud berani? Karena waktu melawan singa dan beruang ia menang.
Yakin menang karena Tuhan yang akan menolong kita. Ketika kita teguh maka surga akan berseru ‘yes my friend and I wil help u’. kalo ga teguh maka surga bilang no.

Maju melangkah

Kalau kita maju maka Tuhan yang akan memegang tangan kanan kita dengan tangan kananNya .Saat menghadapi masalah kita akan Meraih kemenangan. Karena Tuhan selalu memegang hidup kita.



AYOOO BISA


Jumat, 04 Maret 2011

Single Forever



Baik atau buruknya suatu hubungan tergantung dari siapa individu yang terlibat dalam hubungan tersebut.





Kejadian  2: 18
Tuhan Allah berfirman kalau manusia itu tidak baik  seorang diri saja, alone/sendirian bukan single. Marilah kita ciftakan seorang penolong baginya.

Alone=sendirian saja=eksklusif=menutup diri

Alasannya:
Kasih tidak dapat sendiri, karena sifat kasih adalah memberi. Begitu juga Tuhan menciftakan manusia untuk menerima kasihnya
Demikian juga dengan adam dan hawa, hawa diciftakan untuk menerima kasih adam. 

Woman is all about receiving and conciver( mengandung)
Man is all about giving
So, give best thing, she will consiver and give bigger than ur give( ia akan memberi jauh lebih besar dari yang anda beri).

Talenta dan bakat merupakan anugrah dari Tuhan.
Sementra karakter dibentuk oleh situasi dan orang-orang disekitar kita. Melalui hubungan dan problem yang ada. Dan karakter yang kita butuhkah adalah karakter yang utuh dan komplit.

Jadi yang perlu kita perhatikan disini adalah kata  single. Sangat penting bagi kita untuk menjadi single.
Single=utuh= complete=penuh

Begitu sibuknya adam sehingga sampai tidak sadar kalo dia tidak punya pasangan atau teman. Ia sibuk merawat taman eden dan menamai semua bitang.Dan tidak pernah berfikir untuk memiliki teman serta tidak menjadi kesepian.

Namun Tuhan yang melihat bahwa adam butuh teman. Sehingga ia memberikan hawa baginya sebagai penolong yang sepadan dengan dia. Hawa tidak diciftakan untuk membuat adam jadi komplit. Catat ia hanya sebagai penolong. Karena sebelum kehadiran hawa, adam sudah bisa melakukan banyak hal dengan baik. Kehadiran hawa diharapkan memaksimalkan kehidupan adam.

Oleh sebab itu, orang bisa single/sendiri tapi ga boleh sendirian. Karena jika dia sendirian ia tidak bisa menjadi berkat bagi orang lain. Orang yang sendiri belum tentu kesepian. 

Kapan kita siap memiliki pasangan?

Ketika kita sudah merasa tidak butuh pasangan, Single, utuh, komplit, penuh.

Hanya orang yang single yang siap masuk dalam kehidupan pernikahan. Antara pria yang utuh dengan wanita yang utuh. Sehingga yang seorang akan menjdi compliment bagi yang lain. Sehingga hidup mereka dapat maksimal. Masing-masing saling memuji dan tidak saling menuntut untuk dikasihi dan dipenuhi.

Namun, pernikahan sering terjadi antara dua pasangan yang tidak utuh. Sehingga dalam pernikahan sering terjadi kehidupan yang tarik menarik untuk memenuhi kekosongan masing-masing. Ketika yang seorang terisi sementara seorang yang lainnya kosong. 

Matius 22

Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Jadi untuk mengasihi sesama kita harus pertama mengasihi diri dendiri. Jika kita tidak bisa mengasihi diri sendiri ga mungkin kita mengasihi orang lain.
Mengasihi diri sendiri bukan berarti self center. tetapi utuh, single, komplet

Bagaimana mengasihi diri sendiri?

1.      1. Mengetahui siapa diri kita. Mengenal diri sendiri.Tahukah kita siapa kita dihadapan Tuhan?
2.      2. Menerima diri sendiri. Mengapa aku hidup dari keluarga miskin?mengapa dan mengapa?. Tidak ada lagi penyesalan dan pemberontakan. Hal ini yang sering terjadi dalam pernikahan, sehingga ga bisa saling menerima. Kalo single ga butuh perhatiaan dan pengertian. Karena kita bisa mengasihi diri sendiri dan bisa mengasihi orang lain.

It’s more important to be single. 

Adalah lebih aman single terlebih dahulu sebelum menikah. Ga perlu menikah kalau kita belum single. Karena akibatnya akan terjadi neraka didunia dan umur pernikahan kita tidak akan berlangsung lama. Dan yang Tuhan tidak suka pernikahan kita tidak memberkati orang lain.

Amsal 25:28

Orang yang tidak menguasai diri adalah seperti kota yang rubuh temboknya.

Hanya orang yang single dan utuh yang bisa mengendalikan hidupnya. Orang yang ga utuh ga bisa memberikan apa2 kepada pasangannya karena ia kosong dan ia terus menuntut untuk mengisi kekosongan hidupnya.

Kamu ga perhatiin aku, kamu ga peduli ama aku, kamu ga bisa melihat sesuatu yang beda ama ku hari ini ya?. Kamu ga balas sms aku, kamu kok ga ngasih surprise, kamu kok….

Begitulah orang yang  tidak utuh akan terus menuntut. Pasangan seperti itu akan dries u up, mengeringkan kita, membuat kita hilang focus dalam pekerjaan dan tanggung jawab. Jadilah kita tidak maksimal dalam segala hal.

Yang bisa mengisi kekosongan hidupmu hanyalah Tuhan. Jika kamu ga penuh maka engkau ga bisa mengasihi orang lain, karena kita sibuk mencari kekosongan hidup kita.

So, sekali lagi pernikahan adalah untuk laki-laki dan perempuan yang utuh.