wow...
wow...
wow...
hari senin 20 juni 2011
hari ini adalah hari yang cukup menyeramkam
hari yang membuatku berpikir kembali apakah aku sudah berjalan dijalur yang benar selama ini
detik-detik dimana timbul didalam diriku ketakutan yang mendalam akan datangnya kesengsaraan
ketakutan itu timbul karena sebuah mimpi yang baru saja menggerogoti tidurku..
didalam mimpi tersebut aku disiksa dan darahku disedot oleh seseorang yang menyamar sebagai ibuku...sangat mengerikan.
zzzz
zzzz
zzzz
syukurlah itu hanya sebuah mimpi, itu hanya sebuah peringatan bagiku untuk aku bisa sadar dari tidur panjangku. sadar terhadap kehidupan yang tidak produktif dan ga berguna.
jiwaku sangat gelisah. aku tiba-tiba tersungkur dihadapan Tuhanku . aku tidak tau arti dari semuanya ini. aku hanya bisa berserah dan menelaah kembali hidupku dan cara aku hidup selama ini.
langsung terlintas dalam benakku seketika...mungkin Tuhan ngasih aku kesempatan kedua untuk hidup benar dihadapan-Nya
dalam hati aku berpikir, mungkin inilah efek dari pembicaraanku dengan rekan sepelayaananku yang secara ga sengaja ketemu di BEC. dia bercerita banyak tentang kehidupannya,tentang pekerjaannya, tentang adiknya yang sedang di Belanda, sampai dia juga berbicara bagaimana dia berjumpa dengan Sumber keselamatan.dan saat ini dia lagi mengalami hidup yang menjemukan dan ga ada gairah.
dengan tulus aku memberikan beberapa alternatif solusi untuknya dan ia mengambil keputusan untuk mempertimbangkan alternatif tersebut.
mengingat semuanya itu aku kembali bisa tenang dan kembali melakukan aktfitasku.
saat makan malam tiba, ntah kenapa makan malam kali ini terasa sangat enak dan spesial bagiku. meskipun teman makanku malam itu bilang kalo makanannya ga nendang sama sekali....heheh
sembari bercanda dan bercerita dengan teman tanpa disangka-sangka tiba-tiba menjelang tengah malam secara ngga sengaja aku membuka group angkatan mesin 2006 dan disitu ada berita yang cukup mengejutkan kalo orang tua dari salah satu teman kami meninggal dunia. dan kami yang masih berada di Bandung diminta untuk berkumpul.
sekali lagi aku dikagetkan dengan kematian dan penderitaan. apa gerangan yang terjadi hari ini pikirku kemudian. dalam perjalanan menuju rumah duka aku terus berpikir dalam hati dan terus was-was kalo bakal terjadi sesuatu yang mengerikan hari ini. selama dalam perjalanan aku terus dilanda kekuatiran dan ketakutan. aku takut kalo2 aku akan dilanda kecelakaan.
namun, sekali lagi Tuhan memang baik. Dia hanya ingin mengingatkan aku betapa tipis waktu yang dimiliki manusia di muka bumi ini. syukurlah, selama perjalanan menuju dan dari rumah duka sampai aku kembali ketempat pembaringanku dan tidur nyeyak, tidak ada satu kecelakaanpun yang menyentuhku hari ini.
Tanks God For The Second Chance
Tidak ada komentar:
Posting Komentar